Opinikampus.com, (Artikel) – Kabupaten pohuwato merupakan kabupaten yang ada di provinsi Gorontalo, Kab. Pohuwato ini adalah kabupaten yang bisa di bilang kabupaten yang termuda di antara kabupaten/kota yang ada di provinsi Gorontalo. Kab. Pohuwato di mekarkan dari kabupaten Boalemo pada tanggal 25 februari 2003 yang pada saat itu Indonesia masih di pimpin oleh presiden Megawati Soekarno Putri. Hal ini sesuai dengan undang-undang nomor 6 tahun 2003 yang langsung di tanda tangani oleh Presiden Megawati Soekarno Putri. Hal ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat yang tinggal atau lahir di kabupaten pohuwato pasalnya dalam hal membuat segala hal terkait dengan data-data diri masih sangat minim biaya untuk mengurus di kantor pusat kabupaten jadi dengan mekarnya kabupaten pohuwato memumadahkan masyrakat dalam mengurus data-data diri tersebut. Mengenai hal ini kabupaten pohuwato juga pada saat itu masih dalam tahap pembangunan infrastruktur dan baru melaksanakan Pilkada pertama pada tahun 2005 yang melahirkan H. Zainuddin Hasan dan Ir. Hi. Yusuf Giasi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato Periode 2005-2010.
Seiring berjalannya waktu Pohuwato sudah beberapa kali melaksanakan pergantian kepada daerah dan pada tercatat Pohuwato sudah memiliki 3 kepala daerah yang saat ini di pimpin oleh Bpk. Saiful Mbuinga dan Ibu Suharsi Igirisa yang menjadi Bupati ke 3 Pohuwato. Dalam pembahasan kali ini penulis akan menguraikan apa saja hal yang di lakukan oleh bupati pohuwato dalam melakukan pembangunan di daerah kab. Pohuwato.
Pada pembahasan kali ini penulis akan menguraikan apa saja yang di lakukan oleh bupati Pohuwato ke 3 dalam membangun daerah mulai dari penyediaan SDM dalam mengelolah SDA yang tersedia di Pohuwato. Dari pertama terpilih sebagai Bupati, saiful mbuinga sudah di kenal oleh sebagian masyarakat pohuwato pasalnya Saiful juga masih ada hubungan keluarga dari bupati sebelumnya yaitu bpk. Syarif Mbuinga yang merupakan bupati ke 2 kab. Pohuwato.
Menurut analisis penulis ada beberapa hal yang di lakukan sehingganya banyak peluang kerja bagi masyarakat pohuwato yang bertujuan untuk membangun daerah ini, salah satu hal yang di lakukan adalah dalam bidang ekonomi, bupati pohuwato sangat mempeerdulikan masyarakat yang minim dalam hal ekonomi sehingganya banyak menyediakan peluang kerja salah satunya dalam pengelolan tambang emas yang ad di pohuwato. Banyak masyarakat yang di tarik agar bisa berkontribusi di sana untuk menunjang ekonomi.
Terdapat juga dari beberapa pendapat penulis bahwasannya kinerja dari bupati Pohuwato ini sudah bisa di katakana baik tetapi belum sempurna. Mengapa demikian, dikarenakan masih ada yang belum dilaksanakan dalam hal pembangunan infrastruktur contohnya jalan raya yang masih banyak kendala dalam akses jalan, ini menjadi salah satu keluhan dari masyarakat yang pasalnya ini juga menjadi sebuah akses yang sering di lalui oleh masyarakat dari desa satu ke desa lainnya. Masih banyak akses jalan yang masih kurang dalam tahap pembangunan dari zaman bupati ke 2 sampai bupati ke 3 sekarang ini, walaupun demikian ada juga yang telah di perbaiki namun belum merata sepenuhnya. Selanjutnya dalam penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat yang minim akan tempat tinggal, ini juga menjadi salah satu keluhan dari masyarakat yang mana rumah atau tempat tinggal mereka sudah tidak layak untuk di huni tetapi belum ada realisasi dari pemerintah untuk hal ini. Dalam menyangkut dengan rumah layak huni ini masyarakat juga berharap ada sebuah panti sosial bagi para masyarakat yang memang sangat membutuhkannya contoh masyarakat yang lansia (lanjut usia) yang sudah tidak memiliki lagi sanak saudara dan juga bagi masyarakat yang tidak memiliki tempat tinggal dan salah satu kegiatan atau hal ini bisa membantu masyarakat agar bisa saling berinteraksi satu sama lain. Itulah beberapa analisis kami sebagai penulis dan juga sebagai masyrakat yang tinggal di daerah Pohuwato yang sama-sama merasakan hal tersebut.
Harapan kami sebagai penulis agar kedepannya masih ada sisa waktu beberapa tahun kedepan untuk membangun Pohuwato kearah yang lebih maju dengan selalu memperhatikan keluhan dari masyarakat terkait dengan infrastruktur dan pengelolaan SDA yang perlu di tingkatkan lagi agar bisa bersaing secara sehat dengan kab/kota yang ada di Provinsi Gorontalo ini.
Penulis : Noldy Musa, Moh. Rizqollah Lasantu, dan Nurfaizah Ruhban